<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>Wisata Bali Panduan Wisata di Pulau Bali &#187; Gianyar</title>
	<atom:link href="http://www.wisatabali.net/category/Gianyar/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.wisatabali.net</link>
	<description></description>
	<pubDate>Fri, 24 Oct 2008 18:22:34 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Bercanda dengan Kera di Monkey Forest Ubud</title>
		<link>http://www.wisatabali.net/tempat-wisata/gianyar/bercanda-dengan-kera-di-monkey-forest-ubud.html</link>
		<comments>http://www.wisatabali.net/tempat-wisata/gianyar/bercanda-dengan-kera-di-monkey-forest-ubud.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 May 2008 07:12:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wisatabali</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Gianyar]]></category>

		<category><![CDATA[kera]]></category>

		<category><![CDATA[Monkey forest]]></category>

		<category><![CDATA[ubud Bali]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wisatabali.blogdetik.com/2008/05/05/bercanda-dengan-kera-di-monkey-forest-ubud/</guid>
		<description><![CDATA[Terletak diantara Desa Padang Tegal dan Nyuh Kuning, Ubud, Gianyar, tepatnya 26 km dari Kota Denpasar, terdapat sebuah hutan kecil yang dihuni oleh ratusan Kera Bali yang cukup jinak dan dapat diajak bermain – main disaat para wisatawan menikmati liburan di kawasan Wisata Ubud, Gianyar Bali.
Selain sebagai habitat kera Bali, hutan tersebut juga merupakan Kuburan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://www.pambali.com/pam_picture/zoom_11826036112312007_Monkey%20Forest%20Ubud.jpg" alt="" width="234" height="180" />Terletak diantara Desa Padang Tegal dan Nyuh Kuning, <a href="http://www.wisatabali.net/tempat-wisata/gianyar/ubud-pusat-belanja-kerajinan.htm">Ubud</a>, Gianyar, tepatnya 26 km dari Kota Denpasar, terdapat sebuah hutan kecil yang dihuni oleh ratusan Kera Bali yang cukup jinak dan dapat diajak bermain – main disaat para wisatawan menikmati liburan di kawasan Wisata Ubud, Gianyar Bali.<br />
Selain sebagai habitat kera Bali, hutan tersebut juga merupakan Kuburan Desa, dan juga terdapat sebuah pura di dalamnya. Jadi sangatlah lengkap bila para wisatawan mendatangi tempat ini, maksudnya selain bermain dengan kera, wisatawan juga dapat melihat kuburan Bali dan pura dengan arsitektur Balinya. Dan bila tepat waktu sesekali dapat menyaksikan lengkap dengan upacara di pura (odalan) maupun upacara pembakaran mayat (ngaben).</p>
<p>Satu hal penting yaitu tidak mengganggu habitat monyet dan kita harus menyadarinya sebagi tamu di sana. Dan harus tetap berjalan di jalan yang aman.. monyet monyet akan menjadi sangat agresif apabila kita memasuki dan mengganggu wilayah mereka. Jangan sekali kali pernah mengganggu monyet monyet di sana apapun alasannya. Jika anda ingin memberikan makanan lakukan dengan hati hati dan jangan sekali kali menariknya lagi. Kita harus tetap menjaga kelestarian alam dan binatang di sana.</p>
<p>Daerah ini adalah daerah keramat dan terdapat peninggalan purbakala di dalamnya. Cobalah untuk meikmati keindahan dan keajaiban tempat ini dan di waktu yang sama kita juga tetap menjaga dan menghargai kehidupan di dalamnya.<br />
Kawasan ini berada di jalan utama kota Ubud mengarah kearah selatan berada di kaki sebuah bukit, dihuni oleh sejumlah kera yang selalu menunggu makanan yang akan diberikan pengunjung, kera-kera ini kadang-kadang marah jika pengunjung tidak memberikan apa-apa kepada mereka. Hutan seluas 8 hektar ini adalah salah satu pusat penangkaran monyet di Bali. Jalan setapak di antara rimbunnya pepohonan dan suara alam menyertai perjalanan mengelilingi hutan kecil ini selama 30 menit. Selain segerombolan monyet lucu yang berjalan, bergelantungan dan bermain di sepanjang jalan setapak, Anda juga dapat mengunjungi Pura Dalem Agung dan Pura Permandian Suci dengan 3 konsep pura. Pertama adalah Utama Mandala, yaitu tempat permandian para dewa. Pura kedua adalah Madia Mandala, di mana terdapat sebuah kolam suci.<br />
Dan yang ketiga adalah Nista Mandala sebagai tempat permandian untuk umum. Sekedar mengingatkan, monyet-monyet di sini hanya bersahabat bila tidak diganggu. Berhati-hatilah jika memberi makanan dan jangan memakai aksesori. Tempat ini dengan mudah dicapai dengan menyusuri Jalan Monkey Forest di Ubud atau cukup dengan berjalan kaki hanya sekitar 15 menit dari Jalan Raya Ubud,</p>
<p>Tarif masuk ke sanctuary ini adalah Rp. 10.000, untuk dewasa dan Rp. 5.000; untuk anak-anak.</p>
<p><a title="Situs Lowongan Kerja" href="http://www.situslowongankerja.com">referensi</a>: <a href="http://www.gianyartourism.com/id.opar.asp?lihat=opar&amp;id=KC04&amp;action=detail&amp;idopar=P50419487">Diparda Gianyar</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wisatabali.net/tempat-wisata/gianyar/bercanda-dengan-kera-di-monkey-forest-ubud.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Ubud, Surga Belanja Kerajinan &#38; Pusat Budaya</title>
		<link>http://www.wisatabali.net/tempat-wisata/gianyar/ubud-pusat-belanja-kerajinan.html</link>
		<comments>http://www.wisatabali.net/tempat-wisata/gianyar/ubud-pusat-belanja-kerajinan.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Apr 2008 10:12:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wisatabali</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Gianyar]]></category>

		<category><![CDATA[budaya Bali]]></category>

		<category><![CDATA[handicraft]]></category>

		<category><![CDATA[kerajinan tangan]]></category>

		<category><![CDATA[seni]]></category>

		<category><![CDATA[ubud]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wisatabali.blogdetik.com/2008/04/17/ubud-pusat-belanja-kerajinan/</guid>
		<description><![CDATA[Ubud sudah terkenal sejak jaman dahulu, kira kira sejak tahun 1920an. Ketika artis, componist dan orang orang terpelajar dari barat ( luar negeri ) datang untuk mencari kenikmatan hidup.
Ubud terkenal dengan lukisannya, patung – patung, kerajinan tangan, gambelan ( traditional musik ) dan tariannya. Banyak lukisan menggambarkan tentang bali yang bias di dapat di gallery [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.wpb-radon.com/Bills%20photos/Monkey%20Sanctuary%20Ubud%20Bali.jpg" alt="" width="317" height="212" />Ubud sudah terkenal sejak jaman dahulu, kira kira sejak tahun 1920an. Ketika artis, componist dan orang orang terpelajar dari barat ( luar negeri ) datang untuk mencari kenikmatan hidup.</p>
<p>Ubud terkenal dengan lukisannya, patung – patung, kerajinan tangan, gambelan ( traditional musik ) dan tariannya. Banyak lukisan menggambarkan tentang bali yang bias di dapat di gallery gallery kecil di seputaran ubud, dan ada juga museum seperti Neka art Museum, Lempad Gallery, Museum Puri lukisan dan Antonio Blanco Gallery.</p>
<p>Untuk Gambelan, alat musik tradisional dan tarian bali bisa di temukan di sanggar sanggar seni seperti “ Sekehe Gong Sadya Budaya “ atau organisasi organisasi musik tradisional yang biasanya pentas ke luar negeri seperti Eropa dan Negara – Negara Asia. Memprioritaskan keabadian seni utamaya pertunjukan seni dan kegiata ritual. Untuk mencapai sukses yang estetis Sadha Budaya melanjutkan pengembangannya dengan memperluas kemampuan dalam memaninkan gambelan.</p>
<p>Di ubud bisa dijumpai banyak hotel hotel mewah dan seni juga hotel hotel kelas ekonomi. Ubud juga disebut sebagai desa wisatawan mancanegara. Ubud juga lengkap dengan biro biro inforasi wisata. Juga banyak tempat tempat wisata seperti monkey forest dan lain lainnya. Yang merupakan sifat dari orang orang di Ubud yang selalu menerima baik setiap wisatawan yang datang ke ubud.</p>
<p>Ubud dikenal sebagai pusat budaya Bali, tempat ini telah menarik perhatian wisatawan yang terpesona dengan kebudayaan Bali sejak berpuluh-puluh tahun yang lalu, dimana seniman, komponis dan sarjana barat datang mencipta dan mengadakan riset sambil menikmati kebahagian hidup di Ubud.</p>
<p><img src="http://img2.travelblog.org/Photos/10828/34357/f/175543-The-Ubud-Palace-0.jpg" alt="" width="159" height="210" />Ubud terkenal akan seni lukisnya, seni patung, seni tabuh dan juga seni tarinya, namun selain berbagai obyek wisata yang terdapat di dalam kota. Ubud juga memiliki pura, peninggalan purbakala dan pusat kerajinan tangan yang menarik untuk dikunjungi yang terdapat di sekitar kota.</p>
<p>Pusat kota terdapat pada persimpangan dimana pasar dan terminal angkutan umum bertemu. Setiap minggu di Ubud dipentaskan berbagai pertunjukan kesenian tradisional seperti tarian Kecak,Legong, Barong, Mahabarata,Ramayana, Wayang Kulit dan Musik Gamelan.</p>
<p>Didaerah ini banyak terdapat hotel mewah, artistik dan akomodasi sederhana yang diminati wisatawan, malahan Ubud sering mendapat sebutan sebagai “ Desa Wisata&#8221;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wisatabali.net/tempat-wisata/gianyar/ubud-pusat-belanja-kerajinan.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
